Kaidipang, MS
Polemik menyembul di balik penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) di
kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) tahun 2020. Protes dari sejumlah
elemen masyarakat terdengar. Bantuan untuk masyarakat terdampak Covid 19 ini
disebut tidak tepat sasaran. Keluhan itu sampai ke telinga wakil rakyat
setempat.
"Banyak warga yang kami temui mempertanyakan mengapa mereka tidak
lagi mendapatkan bantuan tersebut, padahal tahun sebelumnya mereka
mendapatkan," beber wakil Ketua Dewan Kabupaten (Dekab) Saiful Ambarak.
Saiful menyebut, ada beberapa penerima BST yang kehidupan ekonominya
lebih baik dari pada warga yang tidak mendapatkannya. "Apakah ini terdapat
kesalahan dalam pendataan ataukah seperti apa, yang jelas banyak masyarakat
yang mengeluhkannya," tambah Ambarak.
Ambarak pun akan agendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas
Sosial berkaitan dengan bantuan tersebut. "Sesuai fakta di lapangan dan
atas dasar penilaian kami ada unsur suka dan tidak suka, dalam memberikan
bantuan," kunci Ambarak.
Terpisah Kepala Dinas Sosial Bolmut Siti Sabriana Buhang, menyampaikan
jika untuk penerima BST di daerah terjadi pengurangan sekitar 510 orang.
Pengurangan Penerima BST itu, jelas dia, atas petunjuk Pemerintah Pusat dan
bukan dari Dinas Sosial Bolmut.
“Jadi data penerima BST akan di upgrade kembali. Sebab pemerintah pusat
menginstruksikan untuk kembali melakukan verifikasi kembali data penerima
BST," kata Sabriana. (nanang kasim)