- by david hall
- 5 tahun yang lalu
Manado, MS
Peristiwa bencana alam yang menimpa Kota Tinutuan dan sekitarnya
menarik perhatian pemerintah pusat. Sejumlah lokasi bencana pun
dikunjungi Menteri Sosial (Mensos) Republik Indonesia, Tri Rismaharini.
Warga yang tinggal di lokasi rawan tanah longsor pun diusulkannya untuk pindah
ke rumah susun (Rusun).
Hal tersebut dikatakan Menteri Risma didampingi Wakil Gubernur
(Wagub) Sulawesi Utara (Sulut), Steven OE Kandouw di sela penyaluran
bantuan dan santunan kepada warga korban banjir dan tanah longsor, Rabu (20/1).
"Saya mengusulkan agar rumah yang berada di lokasi
rawan longsor dapat dipindahkan ke lokasi aman. Semisal dengan membangun rumah
susun. Hal ini akan saya menyampaikan ke Presiden Joko Widodo," ungkap
Risma.
Mensos juga mengakui, dirinya telah menerima laporan dan
aspirasi dari Wagub Sulut dan Walikota Manado. Itu terkait perbaikan
infrastruktur untuk mencegah banjir akibat kondisi air laut pasang. Ke depan
katanya, bisa saja ada pintu air dan pompa. Hal ini untuk mengurangi air yang dari
atas dengan mesin pompa. Kemudian air Iaut bisa dikurangi dengan pintu air.
"Saya juga akan buat laporan ke presiden, untuk penanganan
pintu air, pompa air ini," tutur Risma.
Dia juga menyampaikan bahwa Presiden Jokowi ingin seluruh
wilayah terdampak bencana di Indonesia, harus dikunjungi pemerintah pusat.
"Saya ditugaskan mengunjungi langsung lokasi-lokasi bencana
yang tidak dikunjungi oleh Pak Presiden. Hal ini agar bisa lebih cepat
penanganan banjir di semua daerah," akunya.
Adapun, bantuan yang diberikan Mensos berupa bahan pokok,
perkakas dapur, selimut dan kebutuhan balita. Bahan batuan ini dinilainya,
menjadi kebutuhan mendesak yang diperlukan warga di lokasi terdampak banjir dan
longsor.
“Bantuan yang diberikan berupa barang, makanan, ada khusus
anak-anak dan peralatan dapur. Karena biasanya kalau bencana, mereka kehilangan
itu. Kemudian ada santunan juga,” katanya.
Diketahui, lokasi di Kota Manado yang dikunjungi Mensos, yaitu
Kelurahan Ternate Tanjung dan Kelurahan Malalayang I Barat. Selanjutnya,
rombongan mengunjungi lokasi banjir di Pantai Buloh, Desa Tateli Weru,
Kabupaten Minahasa. (sonny dinar)